dihari aku harus menentukan masa depanku
siapa yang harus ku ikuti
ada berapa opsi yang bisa kupilih
hati , orang tua , atau logika ?
jika kupilih hati
maka apa yang akan terjadi
apa masa depanku akan indah
aku bukan tuhan
yang akan selalu benar
hanya melakukan apa yang kusuka
tanpa memikirkan dampak masa depan
jika kupilih orang tua
apa mereka tahu
aku bahagia atau tidak
mereka juga bukan tuhan yang selalu benar
jika kupilih logika
apakah semuanya bisa di logika?
apakah semua hal bisa dipikir menggunakan akal
mungkin ada opsi lain
mungkin aku harus memilih jalan mana
yang tuhan pilih
tapi tuhan berpesan padaku
kalau aku tidak memutukan nasibku sendiri
tuhan tidak akan membantuku
lebih baik aku pilih yang mana
akhirnya aku tau jawaban
jawabanku adalah
mengikuti hidup yang mengalir
cih , jawaban aneh
jangan berharap lebih dari blog ini karena blog ini tak lebih dari sekedar blog
Sabtu, 28 Mei 2011
Selasa, 24 Mei 2011
mencari kenangan
mengais di tempat sampah untuk mencari cerita yg sudah lama terbuang
membalik halaman buku untuk mencari cerita yang sudah lama terhapus
mencari kunci untuk membuka cerita yang sudah ditutup
bergerak mundur , mencari cerita yang sudah jauh tertinggal di belakang
mencari korek , mencoba menyulut cerita yang sudah padam
menngumpulkan puing-puing , mencoba membangun kembali cerita yang sudah runtuh
mencari api , mencoba mencairkan cerita yg sudah lama membeku
mencari sekop , mencoba menggali cerita yg sudah lama tertimbun
mencari tali , mencoba menangkap cerita yg sudah lama lepas
mencari alat selam , mencoba mencari cerita yang sudah lama tenggelam
mencari keikhlasan , mencoba menyadari bahwa semua yg sudah berlalu tak bisa diulang lagi
membalik halaman buku untuk mencari cerita yang sudah lama terhapus
mencari kunci untuk membuka cerita yang sudah ditutup
bergerak mundur , mencari cerita yang sudah jauh tertinggal di belakang
mencari korek , mencoba menyulut cerita yang sudah padam
menngumpulkan puing-puing , mencoba membangun kembali cerita yang sudah runtuh
mencari api , mencoba mencairkan cerita yg sudah lama membeku
mencari sekop , mencoba menggali cerita yg sudah lama tertimbun
mencari tali , mencoba menangkap cerita yg sudah lama lepas
mencari alat selam , mencoba mencari cerita yang sudah lama tenggelam
mencari keikhlasan , mencoba menyadari bahwa semua yg sudah berlalu tak bisa diulang lagi
Sabtu, 21 Mei 2011
jawaban dari pertanyaan anakku
jika ia bertanya
"apa yang ayah lakukan setelah pulang seolah?"
dengan bangga kujawab
"aku bermain laptop dengan teman dikelas"
"ayah pacarn waktu sma?"
dengan bangga kujawab
"tidak , aku hanya membicarakan orang pacaran"
"kok kelihatany masa sma ayah membosankan banget?"
dengan bangga kujawab
"aku tidak mau sama dengan orng lain , jika mereka nongkrong sepulang sekolah , maka ayah bermain laptop .ayah nggak mau hidup yang sekali ini seperti orang lain"
"lalu mengapa ayah menikah sama seperti orang lain?"
dengan bangga kujawab
"karena cinta ayah dengan ibumu berbeda dari yang lain"
"lalu mengapa ayah bekerja seperti orang lain?"
dengan bangga kujawab
"karena ayah hobi kerja bukan karen cari duit"
"mengapa ayah bernafas seperti orang lain?"
dengan bangga kujawab
"karena ayah ingin merasakan nikmatnya udara seblum tidak bisa merasakanya lagi"
"kenapa dari tadi jawaban ayah nggak bermutu?"
dengan bangga kujawab
"karena ayah adalah seorang pengecut yang tidak mau menerima kehidupan , tidak seperti orang lain"
"apa yang ayah lakukan setelah pulang seolah?"
dengan bangga kujawab
"aku bermain laptop dengan teman dikelas"
"ayah pacarn waktu sma?"
dengan bangga kujawab
"tidak , aku hanya membicarakan orang pacaran"
"kok kelihatany masa sma ayah membosankan banget?"
dengan bangga kujawab
"aku tidak mau sama dengan orng lain , jika mereka nongkrong sepulang sekolah , maka ayah bermain laptop .ayah nggak mau hidup yang sekali ini seperti orang lain"
"lalu mengapa ayah menikah sama seperti orang lain?"
dengan bangga kujawab
"karena cinta ayah dengan ibumu berbeda dari yang lain"
"lalu mengapa ayah bekerja seperti orang lain?"
dengan bangga kujawab
"karena ayah hobi kerja bukan karen cari duit"
"mengapa ayah bernafas seperti orang lain?"
dengan bangga kujawab
"karena ayah ingin merasakan nikmatnya udara seblum tidak bisa merasakanya lagi"
"kenapa dari tadi jawaban ayah nggak bermutu?"
dengan bangga kujawab
"karena ayah adalah seorang pengecut yang tidak mau menerima kehidupan , tidak seperti orang lain"
Rabu, 11 Mei 2011
hanya aku dan tuhan
tak tahu apa yang kurasakan
akau selalu membohongi diriku sendiri
aku terlalu pengecut
untuk mengakui bahwa aku pengecut
yang tak pernah
memiliki pemikiran yang jelas
hanya bisa berkata
tanpa pernah bertindak
kalau ada orang bilang
aku galau atau ababil
itu terserah mereka
mereka tak tahu apa-apa
hanya aku dan tuhan yang tahu
tentang apa yang sebenarnya terjadi
akau selalu membohongi diriku sendiri
aku terlalu pengecut
untuk mengakui bahwa aku pengecut
yang tak pernah
memiliki pemikiran yang jelas
hanya bisa berkata
tanpa pernah bertindak
kalau ada orang bilang
aku galau atau ababil
itu terserah mereka
mereka tak tahu apa-apa
hanya aku dan tuhan yang tahu
tentang apa yang sebenarnya terjadi
Langganan:
Postingan (Atom)