Minggu, 13 Februari 2011

bernafas dalam embun

dulu kita selalu bersama
mencoba menghadapi semuanya bersama-sama
dan berharaap bisa bernafas dalam embun
tapi kenapa kalian semua pergi
pertama,dia sudah mencoba melawan penyakitnya
tapi akhirnya tuhan mencabut nyawanya
kedua,dia ingin hidup yang lebih baik
dan akhirnya pergi ke prantauan
ketiga,dia melakukan hal yang tak perlu
dan akhirnya jeruji besi mengurungnya dlm waktu yg lama
kini tinggal aq sendiri
mencoba meneruskan semua harapan kita
menjaga tempat dimana semua kenangan kita terjadi
apakah semua keinginan kita berlebihan
padahal kita hanya ingin selalu bersama
tapi aku sadar bahwa keinginan kita berlebihan
karena kita semua ingin mencoba
BERNAFAS DALAM EMBUN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar